March 04, 2020

Cegah Corona, Intip Cara Mudah Membuat Hand Sanitizer di Rumah




Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan dua WNI positif virus corona pada Senin, 2 Maret 2020. Hal tersebut sekaligus menandai kasus pertama COVID-19 di Indonesia.
Bersamaan dengan itu, imbauan pencegahan infeksi virus tersebut kian banyak diserukan, satu di antaranya penggunaan hand sanitizer. Jika stok di pasaran kian menipis, Anda bisa membuat hand sanitizer sendiri di rumah.
Ada beberapa bahan yang Anda perlukan untuk membuat hand sanitizer sebagai upaya pencegahan virus corona. Simak rangkuman selengkapnya seperti dilansir dari Oregon Live, Selasa (3/3/2020).

Bahan-Bahan:
2/3 cup Isopropil alkohol 91%
1/3 cup gel lidah buaya
Minyak esensial sesuai keinginan (opsional)
Mangkuk kecil atau besar
Sendok
Wadah kosong, seperti wadah 3 ons dari travel toiletries kit
Selotip kecil untuk memberi label hand sanitizer



Langkah-langkah Pembuatan:

1. Aduk Isopropil alkohol dan gel lidah buaya di dalam mangkuk hingga tercampur rata.
2. Tambahkan 8--10 tetes minyak esensial (opsional). Aduk hingga rata.
3. Tuang hand sanitizer buatan sendiri ke wadah yang kosong.
4. Tulis "hand sanitizer" pada selotip dan tempel pada botol.

Cara Membuat Masker Sendiri untuk Cegah Corona

Jakarta - Temuan pemerintah terkait dua warga Indonesia positif terjangkit virus corona membuat geger publik. Namun, masyarakat diingatkan untuk menggunakan masker sebagai langkah antisipasi penyebaran virus tersebut. 
Sekarang ini, ketika virus corona mulai merebak ke berbagai negara, harga masker kesehatan melonjak naik. Meski demikian, tak perlu khawatir, Tagar akan memberikan cara membuat masker sederhana tanpa harus mengeluarkan isi kantong. 

Tidak usah sangsi, kalo tidak ada masker pake ini aja.
Seperti yang telah berhasil dirangkum dari akun YouTube Berbagi Itu Indah, dalam video berdurasi 1 menit 9 detik itu seorang wanita di sebuah toko tengah memperlihatkan aksinya merubah tisu basah menjadi masker penutup wajah.
Virus coronaTips alternatif pencegahan Virus corona menggunakan tisu basah anti septik. (Foto: YouTube/Berbagi Itu Indah)

Mungkin, langkah tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu langkah tips mencegah terjangkit virus corona di tengah masker yang langka serta mahal.
Langkahnya seperti berikut:
Menggantikan masker dengan tisu basah suatu alternatif sederhana dan murah. Caranya sangat mudah, hanya cukup menyediakan tisu basah yang antiseptik, seperti Detol saja. Lalu ambil sehelai dan lipat dengan membagi dua sisi sama rata.
Kemudian bagian pinggir tisu yang dilipat tadi, digunting sedikit dan diberi lobang agar bisa disangkutkan ke telinga. Selanjutnya, buka lipatan sebelumnya. Setelah itu, masker pun jadi dan siap dengan lobang kiri dan kanan untuk dikaitkan ke telinga.
Kalau masih ragu dengan sehelai tisu, bisa ditambahkan menjadi dua helai.
"Tidak usah sangsi, kalo tidak ada masker pake ini aja," kata wanita yang mengenakan celana pendek berwarna hijau itu dalam video yang diunggah pada Minggu, 1 Maret 2020.
Virus coronaTips alternatif pencegahan kehabisan masker menangkal Virus corona. (Foto: YouTube/Berbagi Itu Indah)
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan ada dua orang warga Depok diduga terinfeksi virus Corona.
"Rumahnya di daerah dekat Depok. Keduanya merupakan ibu dan anak. " ujar Menkes Terawan, Senin, Maret 2020.
Sang ibu, kata Terawan, berumur 64 tahun dan anaknya 31 tahun. Dia mengatakan sudah melakukan prosedur untuk penanganan orang terduga kena virus corona itu. 
"Kita sudah cek, kita bawa. Sudah melakukan isolasi rumah. Sesuai prosedur kita lakukan, menjaga rumahnya. Jadi sudah terdeteksi dari 1 Maret kita lakukan, begitu dengar berita, kita lakukan penelusuran, kita lakukan pemeriksaan," ucap Terawan.
Terawan menjelaskan, kedua orang itu melakukan kontak langsung dengan warga negara Jepang yang sebelumnya positif terjangkit virus corona.
"Karena ini kan kontak langsung, ini kan kita cek. Kalau enggak close kontak, itu berbeda. Kita mengacu pada epidologis, mana yang paling memungkinkan," kata Terawan.

Semua tentang Virus Corona

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.
Virus Corona - Alodokter
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Kapan harus ke dokter

Segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Diagnosis Virus Corona

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru

Pengobatan Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin kepada penderita COVID-19 yang masih kanak-kanak.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier(pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk istirahat yang cukup dan tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:
  • Pneumonia
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian

Pencegahan Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Untuk seseorang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

Tips untuk Mencegah Anak Terkena Virus Corona - COVID 19


Virus corona atau COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yang kini telah menyebar ke 65 negara termasuk Indonesia mau tidak mau membuat orang tua khawatir. Bagaimana jika anak-anak tertular? Bagaimana cara melindungi anak dari bahaya Virus Corona, apalagi pada balita yang gemar eksplorasi namun belum paham cara menjaga diri?

Dalam situs resminya, UNICEF menyatakan bahwa virus corona bisa menginfeksi siapa saja tanpa pandang usia. Meski pun demikian, tidak banyak kasus Virus Corona yang ditemukan pada anak. Pada orang tua dan mereka yang telah memiliki riwayat penyakit sebelumnya, Virus Corona dapat sangat berbahaya.


Bisakah mencegah anak tertular Virus Corona?

Virus corona tidak akan berhasil menginfeksi tubuh yang sehat. Karena itu, menjaga kondisi tubuh anak dan Anda sebagai orang tua adalah hal utama yang harus dilakukan misalnya dengan makan makanan bergizi, aktivitas fisik memadai, dan istirahat yang cukup.

Ada kalanya sedang sakit atau sedang susah makan sehingga Anda khawatir virus akan mudah masuk ke tubuhnya. Karena itu, beberapa langkah yang disarankan oleh UNICEF berikut ini bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan yang lebih optimal, baik untuk Anda maupun anak anda:

Mencuci tangan dengan sabun secara rutin atau menggunakan cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.Bagi anak, mencuci tangan secara rutin setiap habis bermain di luar rumah atau setiap sebelum makan tentu membutuhkan kesabaran. Apalagi, jika cuci tangan dilakukan selama 20 detik seperti dengan panduan dari CDC (Pusat Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit di AS). 
  • Menjelaskan tentang Virus Corona menggunakan cerita dengan tokoh, boneka, dan gambar 
  • Menggunakan infografis dengan ilustrasi khas anak yang banyak diperoleh di internet
  • Menyanyikan lagu favorit anak selama 20 detik saat mencuci tangan
  • Memberi apresiasi anak jika rajin mencuci tangan
  • Jangan lupa, terapkan hal yang sama pada diri Anda karena anak adalah peniru ulung. Jadi, temani anak saat mencuci tangan, jika perlu lakukan bersama-sama dengan suasana menyenangkanTutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk dengan siku bagian dalam
Mencuci tangan dengan sabun secara rutin atau menggunakan cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.Bagi anak, mencuci tangan secara rutin setiap habis bermain di luar rumah atau setiap sebelum makan tentu membutuhkan kesabaran. Apalagi, jika cuci tangan dilakukan selama 20 detik seperti dengan panduan dari CDC (Pusat Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit di AS). 

Sama seperti kebiasaan mencuci tangan, membiasakan anak untuk melakukan prosedur hygiene saat sedang batuk pilek membutuhkan proses. Batuk tanpa ditutup atau ingus yang diseka dengan tangan bukan hal langka pada anak-anak. 
  • Sesuaikan ekspektasi dengan usia dan pemahaman anak, agar Anda tidak terjebak emosi jika anak masih belum mampu mengikuti prosedur.
  • Jika anak sedang batuk pilek, beri pemahaman untuk tidak bepergian ke tempat umum termasuk pergi ke sekolah agar tidak membuat orang lain menjadi sakit juga. 
  • Gunakan lagu yang menunjukkan gerakan menutup bersin dengan siku. Lagu ini bisa Anda buat sendiri beserta gerakannya. Butuh inspirasi? Anda bisa mencarinya di YouTube dengan kata kunci “etika batuk tiktok”. Gerak dan lagu ini juga bisa diterapkan untuk menunjukkan cara mencuci tangan dengan benar.

Menghindari interaksi dengan orang yang sedang batuk pilek


Tidak semua orang yang sedang batuk pilek memiliki kesadaran untuk membatasi interaksi dengan orang yang sehat. Banyak juga yang terpaksa beraktivitas karena tuntutan pekerjaan. Orang tua saja terkadang merasa sungkan untuk menjaga jarak dengan rekan yang sakit, apalagi anak, yang bermain dengan temannya tanpa melihat kondisi kesehatannya. 

  • Menjelaskan alasan mengapa anak tidak boleh terlalu dekat dengan orang yang sedang batuk pilek dengan konsep sebab akibat. Misal, jika tertular maka anak sakit, tidak bisa melakukan aktivitas yang ia sukai, bepergian ke tempat kesukaannya, atau makan makanan favoritnya.
  • Mencontohkan cara menjaga jarak yang sopan. Misal: “Besok kita main bareng kalau kamu sudah sembuh ya!”
  • Tidak memaksa anak untuk mencium tangan orang dewasa yang sedang sakit, meski itu kakek nenek maupun guru. Untuk ini, Anda bisa membantu anak untuk menolak seperti, “Maaf ya Oma, adek nggak cium tangan dulu. Kasihan adek kalau sakit pilek susah makan dan rewel..” 
  •  Jika Anda yang terkena batuk pilek, gunakan masker untuk mencegah penularan pada anak serta membatasi interaksi fisik dengan anak seperti mencium atau memeluk. Cuci tangan selalu sebelum menyiapkan makanan dan setelah menyeka ingus agar virus tidak tertinggal di benda yang digunakan bersama.

Jika anak menunjukkan gejala infeksi Virus Corona

Meskipun upaya pencegahan telah dilakukan, periksakan diri ke dokter jika Anda maupun Ananda menunjukkan gejala infeksi virus corona seperti batuk, demam, dan sesak nafas.

Puree Oat Saus Pepaya dan Pisang

Bahan-bahan yang harus disediakan:
  • 2 sdm oat
  • 3 potong pepaya
  • 2 buah pisang manis
  • air putih secukupnya
Cara membuat:
  • Cuci bahan-bahan yang dibutuhkan.
  • Potong-potong pepaya menjadi bentuk bulan sabit kemudian hancurkan hingga lembut. Saring dan sisihkan.
  • Hancurkan juga pisang dan saring.
  • Masak oat dengan air, aduk sampai mendidih dan lunak.
  • Tuang puree pisang dan pepaya ke atas oat.
  • Aduk rata dan sajikan.

Puree beras merah campur ayam, tahu, dan buncis

Bahan-bahan yang harus disediakan:
  • 2 genggam beras merah
  • 25 gram ayam cincang
  • sebungkus tahu sutra
  • 5 buah buncis
  • bawang putih, geprek
Cara membuat:
  • Rendam beras merah selama setengah hari.
  • Masak beras hingga menjadi bubur.
  • Kukus ayam selama 30 menit dengan rebusan kaldu bawang putih.
  • Kukus buncis dan tahu sutra selama 20 menit.
  • Tekan-tekan tahu di atas saringan hingga lumat.
  • Blender buncis dan ayam. Setelah halus, saring.
  • Tambahkan EVOO sesuai selera.
  • Bubur siap disajikan.

Nasi tim ikan tuna

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • seruas jari ikan tuna
  • segenggam beras putih
  • 3 iris bawang bombai
  • Jahe secukupnya
  • Seledri secukupnya
  • Air secukupnya
Cara membuat:
  • Rebus air dan masak beras putih.
  • Aduk hingga nasi setengah lembek.
  • Masukkan ikan tuna, bawang bombai yang sudah dicincang, dan jahe secukupnya untuk menghilangkan amis pada ikan.
  • Aduk hingga bubur tercampur rata.
  • Masukkan seledri untuk menambah aroma.
  • Aduk hingga kekentalan bubur dirasa pas.
  • Biarkan setengah dingin kemudian saring.
  • Sajikan selagi hangat.

February 19, 2020

Chicken Nugget Non Msg Buat Si Kecil

Cara membuat Chicken nugget non msg buat si kecil, resep 
  1. Masukan semua bahan dlm wadah, aduk rata, lalu cek rasa 
  2. Tuang adonan diatas plastik/alumunium foil lalu bungkus seperti lontong 
  3. Kukus adonan selama 30-35 menit, lalu diamkan adonan hingga dingin, dan potong sesuai selera 
  4. Celupkan potongan adonan telur & gulingkan k dlm tepung roti, lakukan hingga habis & simpan dlm wadah tertutup lalu masukan freezer, atau mau lgsg digoreng jg boleh 
Bahan-bahan dalam resep Chicken nugget non msg buat si kecil diatas adalah sebagai berikut
  • 2 bh telur
  • 4 sdm tepung roti
  • 3 sdm tepung tapioka
  • bahan lapisan :
  • 2 bh telur
  • 1 sdt lada bubuk & garam
  • secukupnya tepung roti
  • 1 sdm gula pasir
  • 3 siung bwg pth (haluskan)
  • 500 gram dada fillet (cincang kasar)
  • 2 sdm tepung beras
  • 1/2 bh bwg bombay (haluskan)
Waktu : 45 menit

Resep Mickey Lemon Cookies, Cemilan Buat si Kecil


Yang akan Anda perlukan

2 butir kuning telur ukuran besar (suhu ruangan)
2/3 cup gula halus
1/4 sdt garam

Bahan Royal Icing

1 sdm parutan kulit lemon
2 cups tepung terigu protein sedang
2 sdt perasan air lemon

Untuk Taburan: (aduk rata)

14 sdm mentega tawar (suhu ruangan)
2-3 cups gula halus
2 butir putih telur ukuran besar
1 atau 2 tetes pewarna makanan
secukupnya Gula pasir


Cara membuat MICKEY LEMON COOKIES, cemilan buat si kecil, resep
  1. Di dalam mangkok kecil, aduk rata gula dan parutan kulit lemon. 
  2. Di dalam mangkok mixer, masukkan mentega dan adonan gula, aduk rata (1-2 menit) hingga halus. Masukkan kuning telur dan aduk lagi sampai rata. 
  3. Di mangkok lain, aduk rata tepung dan garam. Lalu masukkan adonan tepung ini ke dalam adonan mentega, aduk rata menggunakan mixer hingga terbentuk gumpalan gumpalan. 
  4. Keluarkan adonan dari mangkok dan gabungkan adonan menggunakan tangan hingga membentuk persegi panjang, lalu bungkus dengan plastic wrap. Simpan adonan di dalam kulkas selama 1-2 jam. 
  5. Siapkan loyang yang telah dialasi dengan parchment paper. 
  6. Keluarkan adonan yang telah mengeras di kulkas, lalu tunggu 5-10 menit hingga adonan siap dipotong. (Saya pakai cookie cutter mickey) Apabila sudah dipotong, susun di atas parchment paper. 
  7. Masukkan ke oven dengan suhu 350’F / 177’C selama 8-10 menit (disesuaikan dengan keadaan oven dan besarnya bentuk kue). Panggang hingga bagian luar terasa keras dan bagian tengah masih agak lembut. 
  8. Keluarkan kue dari oven dan diamkan sebentar hingga adonan terbentuk sempurna. 
  9. Royal Icing: 1. Campur putih telur dengan air lemon, kocok hingga rata. 2. Masukkan gula halus sedikit demi sedikit (per 1/2 cup) ke dalam adonan putih telur sambil dikocok menggunakan mixer. Tambahkan lagi hingga berubah menjadi putih dan mencapai konsistensi yang diinginkan. Konsistensi yang tepat adalah apabila diangkat dengan sendok, akan mengalir perlahan ke bawah. 
  10. Beri royal icing di atas cookies lalu beri taburan.

Resep Cookies Bayam (cemilan Mpasi 12+)


Yang akan Anda perlukan

1 butir telur puyuh / stengah kuning telur biasa
secukupnya Keju parut
1 sdm tepung terigu
1 sdt butter
Bayam secukupnya daunnya saja

Cara membuat:

Kukus bayam 10 menit lalu saring Campur semua bahan sampai tercampur merata dan kalis lalu diamkan 10

Havermut Saus Pepaya

Sumber gambar www.ayahbunda.co.id
Havermut bisa juga disajikan menjadi makanan pendamping ASI si kecil. Makanan ini memiliki nilai gizi tinggi jika diolah secara baik. Nah untuk bayi usia 6 bulan, Anda bisa sajikan makanan satu ini ya.
    Bahan : 
  • 50 gram havermut instan
  • 150 mililiter susu cair
  • 100 mililiter air
  • 50 gram buah papaya, potong dadu
    Cara Membuat : 
  • Seduhlah havermut dengan air panas lalu aduk sampai rata.
  • Tambah susu cair sedikit demi sedikit lalu aduk kembali hingga rata.
  • Lumatkan pepaya pakai garpu lalu tuang havermut pada mangkuk dan siram dengan saus pepaya.

Puding Labu Saus Stroberi

Sumber gambar www.ibudanbalita.com
Makanan lain yang bisa disajikan untuk bayi sebagai cemilan sehat adalah Puding Labu. Makanan ini menyehatkan dan pastinya sangat nikmat. Sajikan untuk buah hati dengan siraman saus stroberi
    Bahan Puding Labu: 
  • 200 gr labu kuning, kukus, haluskan.
  • 100 gr tepung maizena.
  • 150 gr gula pasir.
  • 800 ml/4 gelas santan cair (santan kental+air).
  • 500 ml air.
  • 8 sdm susu Frisian Flag Jelajah.
  • Garam
    Cara Membuat : 
  • Pertama bisa larutkan susu Frisian Flag dengan 500 ml air.
  • Lalu campur susu dengan bahan lain dalam wadah dan aduk rata.
  • Didihkan di panci dengan api sedang sambil diaduk hingga mengental lalu matikan api.
  • Masukkan pada cetakan lalu dinginkan.
    Bahan saus strawberry: 
  • 250 g strawberry dipotong dadu
  • Mangga secukupnya
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdm air jeruk lemon
    Cara Membuat : 
  • Ambil blender lalu haluskan mangga dan air jeruk lemon hingga lembut.
  • Masukkan ke dalam panci dan tambah gula pasir secukupnya.
  • Masak hingga mendidih lalu dinginkan. 
  • Sajikan puding bersama saus strawberry.

Biskuit Wortel

Sumber gambar bummbu.blogspot.com

Kue biskuit satu ini memang banyak disajikan di kafe modern. Namun Anda bisa juga bikin sendiri di rumah untuk buah hati. Perkenalkan aneka ragam sayuran padanya sedari dini supaya ia gemar makan sayur. Wortel memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dan baik untuk mata si kecil.
    Bahan : 
  • 200 gr mentega atau unsalted butter
  • 250 gr apel yang dihaluskan
  • 250 ml susu cair
  • 4 butir kuning telur
  • 250 gr wortel diparut
  • 450 gr tepung terigu
    Cara Membuat : 
  • Kocok mentega hingga memutih lalu tambahkan apel dan telur. Selanjutnya masukkan wortel dan aduk rata.
  • Ambil terigu dan juga susu bubuk dan aduk hingga rata.
  • Masukkan campuran terigu dan susu ke dalam kocokan mentega.
  • Ambil sesendok lalu pipihkan dan tata di loyang yang sudah dioles margarin. Lakukan hingga adonannya sudah habis.
  • Panggang kue pada oven selama 20 menit.

Apa Itu Prohe, Prona, dan Bumtik?



Prohe adalah singkatan dari protein hewani. Protein hewani merupakan jenis protein yang berasal dari hewan, contohnya misalnya daging merah, udang, kepiting, kerang-kerangan/remis, makanan laut (seafood), telur, dan lain sebagainya.
Sementara itu, untuk prona adalah singkatan/makna/arti dari protein nabati. Protein nabati adalah jenis protein struktural yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contoh prona misalnya kecambah, kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai, kacang kapri, buncis, dll).
Bumtik merupakan singkatan dari bumbu aromatik. Bumtik sering digunakan oleh ibu-ibu dalam pembuatan menu MPASI bayi. Bumbu aromatik (bumtik) ini akan memberikan aroma wangi/khas yang disukai bayi jika dicampur pada menu MPASI. Ada beberapa contoh bumtik yang paling sering dicampurkan dalam menu MPASI seperti:
  • Daun salam;
  • Daun kemangi (jika memungkinkan bisa dicoba dicampur dengan bahan MPASI yang mengandung ikan);
  • Daun/rimpang sereh;
  • Kunyit, jahe, laos, dan sejenis dari golongan rhizoma;
  • Daun kunyit;
  • Cengkeh, kayu manis;
  • Kulit dan daun jeruk;
  • dan lain sebagainya.
Bumtik memang sebaiknya ditambahkan pada MPASI bayi supaya bayi lebih menyukainya. Pada beberapa laporan dari ibu-ibu yang membuat MPASI. Bahwa, penambahan bumtik juga terbukti efektif untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk para bunda semuanya. 
Sumber : https://resepmpasi.com/2019/06/25/apa-itu-prohe-prona-dan-bumtik/

Super Food




Bu sudah tahu kah istilah super food dalam MPASI? Istilah superfood ini mungkin agak asing ya buat ibu ibu disini apalagi untuk Ibu baru, tapi mendengar namanya saja terlihat super banget ya untuk makanan si buah hati.

Apa sih superfood, ini istilah yg dibuat untuk bahan makanan yg mengandung nutrisi yg super duper tinggi, dibandingin makanan saingannya. Jadi bisa di bilang 1 sendok superfood, nutrisi nya berlipat lipat dibanding dengan 1 sendok yang bukan superfood.

Tujuan superfood ini agar anak kita dapat nutrisi yang maximal di setiap makanannya. Dibanding dengan makanan yang banyak macam tapi tidak ada gizinya, lenih baik diberikan superfood saja apalagi sikecil dalam masa pertumbuhan begini ya bu. Jadi kita sebagai ibu tentunya mengiginkan yang terbaik untuk anak kita ya.

Super Protein

Salmon

Salmon dibandingkan ikan ikan lainnya, salmon punya kandungan protein dan omega yg paling tinggi. Asam lemak omega-3 pada salmon adalah salah satu nutrisi yang menunjang kesehatan fungsi otak. Penyakit Alzheimer pun bisa dicegah dengan makan ikan salmon. Selain itu ikan salmon sudah terkenal bagus sekali untuk bayi ya Bu, seperti :
  • Meningkatkan Kecerdasan Otak
  • Membantu Mengoptimalkan Penglihatan Pada Bayi
  • Mencegah Penyakit Jantung Pada Bayi
  • Mencegah Penyakit Kulit Pada Bayi
  • Menjaga Daya Tahan Tubuh

Beef

Beef merupakan protein dan zat besinya paling tinggi dibandingkan, ayam, kambing, pork, duck, daging lainnya. Tanpa protein yang cukup anak akan susah untuk memiliki badan yang padat.
Tip memberikan daging pada bayi berusia 7-10 bulan.

Jika bayi belum mempunyai gigi sebaikya bayi diberikan daging cincang yang halus.
Jika bayi telah memiliki gigi dan dapat memakan buah-buahan, ibu dapat memotong daging dengan kecil-kecil.
Seimbangkan daging merah dengan zat gizi lainnya.

Super Fruit

Pisang

Buah ini pasti ibu disini sudah paham betul soal kandungan yang ada didalamnya dan bagus untuk ibu hami, ibu menyusui dan anak bayi.
Kandungan folic acidnya tinggi banget buat perkembangan otak anak. Dan juga potasiumnya juga tinggi itu utk menjaga tekanan darah biar oke terus.

Alpukat

Buah ini juga mirip sama pisang, folic acidnya tinggi banget jadi buat perkembangan otak bagus, plus kaya akan lemak baik yah Bu dibanding buah apapun. Vitamin E, B,K. Ini buah bagus dan cocok buat firstfood jika mau mulai dengan buah.

Aneka Berries

Trio berries yaitu blueberry, raspberry, blackberry adalah buah yang memiliki antioxidant yang tinggi banget. Dan buah ini adalah buah anti radang, mencegah agar si kecil tidak gampang infeksi atau luka. Trio berries di percaya bias membuat anak tidak gampang sakit.
Apel
Manfaat apel bagi bayi 6 bulan juga tidak terlepas dari banyaknya vitamin seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E dalam buah apel. Selain vitamin dalam apel juga mengandung mineral seperti mangan, tembaga, kalsium, kalium, fosfor, selenium dll. Ga heran ya Bu, buah apel menjadi buah favorit para Ibu untuk vitamin alami buat si kecil.

Golden Kiwi

Buah ini tentunya sangat cocok bagi bayi dalam mencukupi kebutuhan vitamin C harian dalam setiap tahap tumbuh kembangnya. Dan juga Kandungan magnesium pada kiwi berguna untuk membantu proses pembentukan energi. Hal ini tentunya berguna untuk menunjang tumbuh kembang si kecil ya Bu.

Super Food Lainnya

Oats

Oatmeal bukan hanya baik sebagai makanan untuk orang dewasa, namun juga baik dikonsumsi anak-anak, bahkan bayi. Pada bayi usia dibawah sampai 6 bulan, orang tua hanya perlu memberikan ASI eksklusif. Bayi belum membutuhkan makanan tambahan, dikarenakan sistem pencernaannya belum optimal, sehingga dapat terinfeksi akibat makanan yang belum mampu ia cerna dengan baik. Selain itu reflek mengunyah makanan juga belum dimiliki bayi secara sempurna, karena reflek akan berfungsi dengan baik saat usia bayi memasuki 6 bulan ke atas.

Flaxseed

Flaxseed, sesuai namanya ini adalah biji bijian. Yang berarti asalnya itu dari tumbuhan yang berbunga yah Bu, diambil bijinya. Nah ada yg sedikit lebih super lagi yaitu Chiaseed, tapi sama2-sama superseeds kok. Untuk biji-bijian, keduanya paling super kandungan serat dan omega 3, omega 6, omega 9, vitamin B. Ada banyak kegunaan flaxseed, salah satunya ini ingredient utama selain oats yg dipake untuk bikin cookies asi dan kalo orang yg alergi telur bisa bikin “semacam pengganti telur” dengan flaxseed ini, seratnya tinggi banget jd bagus untuk pencernaan.

Almond

Almond ini jenis kacang kacangan ya Bu. Almond juga jadi jagoan di antara peanut, walnut cashew dll. Karena almond tinggi akan vitamin E, B, dan calcium. Nah almond bisa dicoba untuk umur 10 bulan ya. Jangan lupa test alergi dulu ya mom.

Telur ayam kampung

Terlur ayam kampung dpaat diberikan kepada bayi setelah 6 bulan. Bagian telur yang dapat diberikan adalah kuning telur karena kuning telur mengandung protein yang tinggi. Namun frekuensi pemberiannya tak perlu setiap hari, lebih baik seminggu sekali. Pasalnya, kuning telur mengandung kolesterol yang tinggi.


Super Vegies

Brokoli

Brokoli yang kaya akan nutrisi nabati dipercaya memiliki zat antikanker dan mencegah dari stroke. Brokoli memiliki kalori yang sangat rendah, namun sangat kaya mineral, vitamin, serat dan anti oksidan

Kale

Sayuran berdaun hijau sudah terkenal khasiatnya bagi kesehatan, salah satunya penangkal kanker. Bila Anda termasuk pecinta sayur, perkenalkan bintang baru dalam dunia sayur mayur, yakni Kale. Selain lezat, kale juga kaya akan nutrisi. Tak heran jika ia disebut sebagai ratunya sayur.

Butternut Squash

Butternut squash merupakan salah satu yang digolongkan sebagai superfood, terutama untuk dijadikan sebagai makanan pendamping asi atau MPASI. Bagaimana tidak, butternut squash mengandung banyak zat yang dibutuhkan oleh bayi seperti protein, fosfor, kalsium dan karbohidrat dan zat baik lainnya. Mama bisa melihat manfaat butternut squash untuk si kecil.

Ubi

Ubi jalar memiliki kaya nutrisi. Nilai nutrisinya yang tinggi dan rasanya yang lezat membuat ubi jalar menjadi pilihan baik sebagai makanan pertama untuk MPASI bayi mulai usia 6 bulan.

10 Singkatan dan Istilah Populer Seputar MPASI

EVOO



Ilustrasi ELOO Foto: Thinkstock

EVOO adalah singkatan dari extra virgin olive oil. EVOO merupakan minyak zaitun yang paling murni yang dihasilkan oleh buah zaitun dengan cara dipress saja buahnya tanpa proses kimia apapun. Olive oil jenis ini adalah olive oil terbaik, tinggi vitamin dan mineral serta paling tinggi kualitasnya, karena benar-benar murni tanpa campuran apapun. EVOO juga hanya bisa didapatkan dari buah zaitun yang berkualitas tinggi, Moms.

Anda bisa mencampurkan 1 sendok makan (bayi) EVOO di atas menu makanan si kecil. EVOO juga mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang merupakan salah satu lemak tambahan terbaik untuk gizi anak. Manfaat EVOO bagi anak adalah memaksimalkan perkembangan otak dan fungsi lambung serta mencegah sembelit.


EVOO sebaiknya tidak digunakan untuk memasak ya, Moms. Anda harus ingat bahwa EVOO memiliki nutrisi yang sangat tinggi kalau dikonsumsi tanpa proses pemasakan apapun. Jadi kalau dipakai untuk menumis atau menggoreng, nutrisinya pasti akan berkurang. 


ELOO 



Ilustrasi ELOO Foto: Thinkstock

Berbeda dengan EVOO, ELOO bisa Anda gunakan untuk menggoreng atau menumis makanan bayi. ELOO singkatan dari extra light olive oil. ELOO merupakan campuran dari virgin olive oil dengan refined olive oil. 


Refined olive oil sendiri merupakan minyak zaitun yang diberi perlakuan kimiawi untuk memperbaiki kualitasnya yang kurang bagus. Zat kimia ditambahkan untuk menetralkan rasanya yang kuat dan kadar keasamannya yang tinggi.


UB

Ilustrasi unsalted butter. Foto: Thinkstock

UB merupakan singkatan dari unsalted butter. Ya Moms, ada 2 jenis butter atau margarin yang dijual di pasaran. Ada yang salted butter atau asin dan unsalted butter, untuk jenis margarin yang tidak asin. 

Untuk anak usia di bawah 1 tahun, ada baiknya Anda memilih unsalted butter pada si kecil. Hal itu penting untuk melindungi ginjal dan pencernaannya akibat makanan asin. 

Unsalted butter ini bisa Anda gunakan untuk menumis makanan bayi atau dicampurkan pada makanan bayi yang masih hangat, Moms. 


LT


Siapkan bubur untuk bayi Foto: Thinkstock

EVOO, ELOO, dan UB merupakan bagian dari LT atau lemak tambahan. Lemak tambahan berfungsi sebagai pengikat semua nutrisi makanan yang Anda sajikan untuk bayi. Selain itu, menambahkan lemak tambahan dipercaya bisa menaikkan berat badan bayi Anda. 


GTM


Bayi menolak makan. Foto: Shutterstock
Moms, pernah dengar kata GTM? Kalau tahu artinya, kata itu tampak sangat menakutkan bagi semua ibu. Ya, GTM adalah Gerakan Tutup Mulut. Sebuah istilah di mana bayi menolak makan, bahkan tidak mau makan makanan favoritnya. 

GTM pada bayi sebenarnya adalah hal yang wajar. Penyebabnya beragam. Bisa karena sedang tumbuh gigi, tekstur makanan yang tidak sesuai, atau rasa makanan yang Anda buat ternyata kurang disukai bayi. 

Jika si kecil sedang mengalami fase ini, cari tahu terlebih dahulu penyebabnya agar Anda bisa menemukan solusinya. Fase GTM pada bayi ini tak jarang membuat ibu pusing. 

Tapi ingat, yang terpenting jangan stres, Moms. Percayalah bahwa fase GTM ini akan berlalu, meski kerap bolak balik datang. Namun, jika dirasa sudah mengganggu, konsultasikan dengan dokter anak Anda ya, Moms. 


BLW 


Ilustrasi anak makan. Foto: Thinkstock
Fenomena memberi makan bayi dengan metode BLW beberapa tahun belakangan tengah populer di media sosial. BLW adalah singkatan dari baby led weaning, sebuah metode memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) dengan membiarkan bayi memilih makanannya sendiri. Dengan metode ini, bayi sejak usia enam bulan dibebaskan untuk menyantap makanan dengan tangannya, tanpa bantuan sendok atau disuapi oleh orang tuanya.

Hingga kini metode BLW masih menjadi kontroversi karena bertentangan dengan ketetapan World Health Organization (WHO). WHO menyarankan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dimulai paling lambat saat bayi berusia 6 bulan, dengan memerhatikan kecukupan zat gizi pada MPASI, aman dan higienis dalam penyiapan dan pemberian, dan diberikan secara responsif (responsive feeding).

Dr. Cut Nurul Hafifah, Sp.A pada laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa metode BLW belum dapat dibuktikan sebagai pemberian MPASI yang aman dan lebih baik jika dibandingkan metode pemberian MPASI yang dianjurkan WHO. 

"Sebenarnya praktik pemberian makan tradisional (sesuai WHO) juga memfasilitasi bayi untuk memilih makanannya sendiri. Tapi, tidak untuk semua jenis makanan dan umumnya tidak dilakukan sejak awal periode perkenalan MPASI," tulis Dr. Cut Nurul Hafifah, Sp.A pada laman resmi IDAI.


Untuk itu Moms, jika Anda ingin menerapkan metode BLW sejak awal bayi mengkonsumsi makanan padat, ada baiknya Anda berkonsultasi dahulu kepada dokter anak Anda. 


MPASI 4 Bintang

Foto: Shutter Stock
Jangan ragu jadikan tempe sebagai Menu MPASI bayi. 

Menu MPASI 4 bintang adalah makanan yang mengandung empat unsur gizi. Pertama karbohidrat, yang bisa diperoleh dari beras merah, berah putih, jagung dan ubi-ubian. Kedua protein, hewani yang bisa diperoleh dari daging ayam, daging sapi, telur atau ikan. Ketiga protein nabati yang bisa didapat dari kacang-kacangan seperti tempe, tahu, kacang merah atau kacang polong. Dan keempat sayuran seperti bayam, labu, brokoli, wortel dan lain-lain.

Tujuan pemberian MPASI 4 Bintang sangat penting untuk pertumbuhan si kecil, yaitu untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan nutrisi lainnya, agar si kecil terhindar dari mal nutrisi, berat badan rendah, ataupun stunting di kemudian hari.


FINGER FOOD



Ilustrasi Camilan MPASI untuk Bayi Foto: Shutterstock
Finger food adalah jenis makanan yang mudah digigit lalu dikunyah yang dipegang sendiri oleh tangan bayi. Menurut Baby Center, mengenalkan finger food, bukan hanya berguna melatih makan mandiri, tapi juga bermanfaat mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus seperti menggigit dan mengunyah.

Anda sudah bisa mengenalkan finger food pada bayi Anda saat ia sudah memasuki usia 8-9 bulan, Moms, sebab ia sudah melewati fase tektur makanan encer dan semi padat.

Bayi Anda mungkin akan mengotori tempat hingga membuatnya berantakan ketika ia mulai menyantap finger food. Tapi tenang Moms, itu wajar! Di situlah momen si kecil merasakan pengalamannya mengeksplor rasa, warna dan aroma.


PUREE



Makanan bayi. Foto: Thinkstock
Puree adalah makanan yang dilembutkan baik itu dengan blender, grinder, ditekan-tekan, atau dilembutkan dengan teknik lainnya. Agar semakin lembut, Anda bisa menyaringnya setelah diblender. Puree biasanya dibuat dari bahan dasar berupa sayur atau buah. Puree bisa dikenalkan pada bayi sejak awal MPASI di usia 6 bulan. 


Gulgar


Ilustrasi gula pasir Foto: Thinkstock
Moms, pernah dengar istilah gulgar? Ya, gulgar merupakan singkatan untuk gula dan garam. 

Pemberian gula dan garam di awal-awal si kecil mendapat MPASI harus benar-benar diperhartikan. Menurut dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA, MARS, seperti yang dikutip dari laman Klinik dr Tiwi, lembaga kesehatan dunia (WHO) memang tidak menyatakan pelarangan pemberian garam maupun gula ke makanan bayi.

Hanya saja, dokter anak yang akrab disapa dr Tiwi ini menambahkan, bayi itu sebenarnya menyukai makanan lokal yang segar. Ini karena selera makan bayi pada dasarnya bagus dan sehat, yakni suka makanan yang tanpa tambahan gula dan garam. Jadi sebaiknya, orang tua jangan merusak selera makannya itu.

Lain halnya bila si kecil cenderung anak yang susah makan sejak awal atau ketika menginjak usia 7 bulan, ia mulai menolak makan. Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak di bawah usia 1 tahun boleh diberi garam pada makanannya, namun jumlahnya adalah sesedikit mungkin.

Tujuannya, sebagai pemberi rasa agar ia mau makan. Meski masih kecil, bayi juga bisa merasa bosan dengan cita rasa makanan yang itu-itu saja. Tapi tetap harus ingat, Moms, terlalu banyak jumlah garam di dalam tubuh membuat kerja ginjal bayi menjadi berat. Risikonya adalah hipertensi dan penyakit ginjal saat dewasa.

Sumber : https://kumparan.com/kumparanmom/10-singkatan-dan-istilah-populer-seputar-mpasi-1551428750266527837

Cegah Corona, Intip Cara Mudah Membuat Hand Sanitizer di Rumah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan dua WNI positif virus corona pada Senin, 2 Maret 2020. Hal tersebut sekaligus menand...